Kemenangan Jokowi dan Naiknya Harga Properti di Jakarta

Judulnya dong, dalem banget.   Tulisan asal ini berasal dari pengamatan dengan metode asal-asalan pula.  

Semua berawal dari email-email penolakan dari bank pemberi KPR di Indonesia, yang sampai saat ini bersikeras untuk tidak memberikan kredit untuk kami yang bekerja di luar negeri.    Beruntung aku tergabung dalam sebuah milis properti hingga suatu hari berkesempatan berbincang-bincang dengan profesional property investor.

Menurut temanku ini, ia bisa membantu memuluskan jalan mendapatkan KPR selama properti masih wilayah Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi).  Apa lacur, sampai saat ini aku tidak tertarik untuk tinggal di keempat wilayah yang aku sebutkan di atas.  Aku ga bisa membayangkan tinggal di kota yang macet terus menerus.  Setengah dari umur habis di jalan raya.  Kapan waktu untuk  istirahat dan ngumpul dengan keluarga?  Sebetulnya, properti yang kuincar bukan untuk kutinggali namun lebih investasi.  Tapi, membayangkan aku pergi  ke Jakarta….haduhhhh….  Untuk sementara, jalan tengah yang ditawarkan seorang teman harus aku abaikan.

Sebagai gambaran,  dulu aku pun mengabaikan wawancara kerja dari stasiun televisi di Jakarta.  Aku lebih menyukai tinggal di kota kecil, bebas polusi, bebas macet, tanpa banjir lima tahunan apalagi yang bersifat harian, setiap hujan pasti banjir.  Selain itu, kota favoritku harus sederhana (tidak metropolis) dan minim kriminalitas.  Mungkin  itu sebabnya mengapa Jogja masih di urutan pertama kota dimana aku akan menghabiskan masa tuaku kelak.  Bandara Sukarno Hatta dan jalan toll sekitarnya, juga Stasiun Gambir  serta Kedutaan Italia  nama beberapa tempat di Jakarta yang pernah aku datangi.  Cuma itu.

Kemeriahan Pilkada gubernur DKI Jakarta menimbulkan harapan akan perubahan lebih baik di ibu kota.  Sangat prihatin melihat kondisi Jakarta saat ini dan tidak sanggup membayangkan keadaannya beberapa tahun yang akan datang.

Angin segar harapan berhembus.  Kehadiran calon gubernur Joko Widodo (Jokowi)  dan Basuki Tjahya Purnama (Ahok) dianggap menjadi jawaban atas kegelisahan akan nasib Jakarta.  Aku pun ikut senang dan berharap mereka yang terpilih.  Semoga kelak Jokowi dan Ahok mampu membuat sistem yang mengubah Jakarta menjadi lebih baik.  Istilahnya Jakarta Baru dalam kampanye tim yang diusung partai PDIP Perjuangan dan Gerindra.

Seandainya Jakarta telah menjadi kota yang aman dan nyaman untuk dihuni, tentu semakin banyak orang yang berani tinggal di sana, mungkin salah satunya aku.  Sedikit berkelakar, aku akan memikirkan untuk memiliki properti di salah satu tempat di Jabotabek seandainya Jokowi terpilih.  Selamat tinggal ketakutan….hehehehhehe….   Jadi, siap-siap ya, bila kubu kotak-kotak menang pada Pilkada putaran kedua September nanti, kemungkinan harga properti bakal naik…*big smile😉

Salam hangat,

Lintasophia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s