Hasil Panen yang Baik…

Tadi malam  (disela-sela bekerja),  aku dan  Eik (sepupu sekaligus teman kerjaku) saling bertukar khabar terakhir.  Dulu setiap hari kami bertemu walau tidak berarti saling bercerita panjang lebar, tapi sekarang ketemu cuma Jum’at  dan Sabtu saja, maka obrolan pun menjadi panjang lebar.  Bercerita tentang jerawat, cuaca yang nggilani panasnya hingga tentang masa depan kami secara pribadi.

Obrolan tidak jauh-jauh dari masalah krisis ekonomi di Eropa serta tips and trick bertahan dan bisa pulang dalam keadaan selamat.  Kami sama-sama sepakat bahwa tiap pribadi harus meningkatkan skill individu, entah lewat jalur formal maupun informal.  Di atas semua itu tentunya harus sudah mulai merumuskan hidup seperti apa yang diinginkan di Indonesia beberapa tahun yang akan datang.  Nah, kalau obrolan sudah sampai di sini, biasanya kita sama-sama termenung karena urusan yang serba tanggung.  Tentu saja agak sulit menemukan kata ”Deal” dengan rumusan akan masa depan, karena sering rencana dan kemampuan tidak seiring sejalan.

”Kira-kira gimana dan dimana ya hidup kita 5 tahun yang akan datang?”  Tanyaku setelah kami lama terdiam.

”Wah, jangankan 5 tahun yang akan datang, bisa membayangkan masa depan dalam 3 tahun yang akan datang juga sudah bagus.”  Jawab Eik.

”Hmmm, kalo begitu, lebih baik kau mikirin ujian yang di depan mata saja.  Karena bagaimana hidupmu 3 tahun yang akan datang tergantung hasil ujian-ujianmu.”  Balasku pada Eik yang pada bulan September nanti menghadapi segudang ujian perkuliahan.   Ia sepakat untuk melakukan yang terbaik saat ujian nanti.

*****

Terkadang kita lupa menyiapkan diri dan melakukan setiap proses yang dibutuhkan dalam mencapai masa depan yang lebih baik.  Angan-angan atau gambaran hidup yang lebih mapan, enak dan lebih baik dari sekarang justru tidak diimbangi dengan langkah konkrit.   Mungkin seperti hiburan yang kuberikan untuk Eik yang lagi mumet karena ujian yang akan datang, bahwa kehidupan 3 tahun yang akan datang merupakan buah dari apa yang kita lakukan hari ini.

Atau, mungkin kita sudah sangat terampil merumuskan langkah atau rencana kita di masa yang akan datang.  Tapi sebatas rencana tanpa pelaksanaan, bahkan kita sering segera lupa atas rencana yang ada.  Jangan lupa, untuk menuai hasil yang baik sebuah tanaman harus dirawat secara seksama.

Selamat bekerja,  selamat menyemai bibit yang baik agar menghasilkan panen yang baik pula.  God Bless….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s