1000 Janji 1000 Ingkar

Terkadang hidup itu aneh ya.  Saat kita berjanji untuk diet selama beberapa pekan ke depan, saat itu pula fikiran kita dipenuhi oleh makanan.  Saat kita berteguh untuk tetap setia pada pasangan kita, di saat yang sama makhluk cakep atau cantik berkeliaran di hadapan kita (dan mereka berstatus : AVAILABLE 🙂 )   Oughhhh…. *sedikit sedih.

Apalagi keanehan yang muncul dalam hidup ini?   Saat hati berjanji akan hidup lebih hemat, justru banyak iklan dan barang menggoda mata.  Sering kali kita berfikir, toh sedang bokek dan tidak mungkin kita membelinya.  Oitssss, ternyata ada credit card dengan senyum manis menunggu jamahan eh gesekan kita.  Secepat kilat kita memaafkan diri untuk kealpaan kelas teri ini.  ;(

Apalagi janji yang suka aku langgar?  Tahun lalu aku berjanji untuk mengenakan warna selain hitam.  Kenyataannya, tempo hari tanganku langsung menyambar sepotong atasan berwarna hitam tanpa mempedulikan warna lain yang ditawarkan penjualnya.  Pas ibuku masuk UGD karena minum kopi, aku berjanji untuk mengurangi minum kopi.  Tapi itu tempo hari, sekarang ngopinya ya banyak lagi.

Konyol juga kalau ingat betapa ingkar sama banyaknya dengan janji yang terucap.  Setahun lalu, saat Lintasophia menampilkan halaman kesehatan, aku berjanji untuk lebih menjaga diri dalam arti untuk hidup lebih sehat.  Juga merupakan salah satu resolusi tahunan.  Hihihihiih, ternyata dalam setahun ini, baru kemarin aku pergi ke dokter dan menemukan banyak sekali sakit penyakit.  Artinya, kelalaianku termasuk kebiasaan ingkar janji sudah merugikan diri sendiri.  Masih boleh janji ga ya untuk hidup lebih sehat termasuk jogging minimal 3 kali seminggu.  Pun yang ini setiap tahun selalu aku langgar.

Kalau urusan gagal jogging, kadang aku bisa maklum karena jam tidurku sangat terbatas.  Tapi bagaimana dengan janji yang tidak memerlukan kegiatan fisik alias cukup dengan melipat tangan, memusatkan hati dan fikiran?  Kemarin aku juga berjanji untuk berubah menjadi pribadi yang lebih sabar.  Tetapi oh tetapi ada saja godaan yang (akhirnya) membuatku melanggar janji.  Mulai dari masalah keluarga, pekerjaan, cuaca yang tidak menentu dan sebagainya yang membuat darah mendidih dan  naik sampai ke  ubun-ubun.   Di lain  hari aku berjanji akan bertekun dalam doa, tapi lebih banyak lupanya.  Tau-tau sudah tertidur pulas. 😦  Tuh kan, cuma butuh kebersihan, kesiapan hati dan fikiran tapi kok yo gagal terus?

Apa janjimu selama tahun 2011 ini yang sering teringkari baik sengaja maupun tidak sengaja?  Eh iya, aku kan udah janji mau membaca lagi, tapi sampe sekarang belum terealisasi tuh.  Kalau di toko, terkadang waktu tidak terasa dan banyak pekerjaan.  Ada waktu break sebentar aku pakai untuk tidur siang.  Malemnya udah ngantuk.  Tidur deh…. (sekarang aku sudah jarang begadang, kecuali kepepet…hehehehehehe).

Mungkin dari beberapa catatanku, kalian bisa lihat bahwa aku lumayan tertib dan hidup terencana.  Saking tertib dan terencana, kadang aku cemas berlebihan terhadap masa depan.  Tidak selalu sih, tapi aku terbiasa memikirkan sesuatu secara matang-matang hingga menguras energi dan sebagian jatah mimpi indahku ketika tidur.  Aku tidur dengan beban fikiran melayang-layang di udara, maksudku di kepala.

Apa  kalian juga sering lebay?   Seperti aku, sering (atau mungkin selalu) berfikir ke depan dan tidak jarang lupa untuk mengucap syukur atas semua yang telah aku miliki.  Tuh, lebay banget kan?  Trus gimana dong, 1000 kali berjanji 1000 kali pula teringkari.   Apa mending ga usah berjanji aja gitu?  Biarkan hidup mengalir apa adanya…halah…  🙂  Ga gitu-gitu amat sih.  Berjanji untuk menjadi lebih baik itu perlu, cuma kudu hati-hati dan disesuaikan dengan kondisi.   Sejalan dengan waktu, aku mulai lebih realistis dan hidup lebih seimbang.   Termasuk  berusaha untuk menepati janji, mulai dari hal-hal kecil.  Sama seperti ketika aku memiliki mimpi besar dan harus dimulai dari sebuah langkah kecil.

*Selamat menyambut hari Senin.  Psssttt….pastikan harimu menyenangkan ya.  GBU.

Salam,

Lintasophia

Ket.

Gambar dari Google

Video dari Youtube

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s