Belajar Perencanaan Keuangan

Met pagi semua…

Hari ini merupakan hari terakhir kontrakku sebagai apprendista penjaga toko, setelah berjalan selama 4 tahun.  Jangan khawatir, kontrakku masih diperpanjang meski belum ada obrolan model kontrak kerja yang akan kami gunakan.  Oke, kalau dilihat, dari segi waktu, aku sudah lumayan lama di sini, sejak pertengahan tahun 2004.   Aku memutuskan, ini merupakan tahun-tahun terakhir aku di Italia.  Badan sudah ringkih dan hati sudah pengen ngumpul bersama keluarga.

Pun, aku sudah memantapkan hati untuk berjuang mengelola hati dan pikiran agar dapat memaksimalkan tahun-tahun terakhir ini sebaik mungkin.  Tidak hanya peningkatan hidup secara pribadi, juga untuk keluargaku.  Masih banyak mimpi yang minta diwujudkan dan aku merasa semangat akan mimpi-mimpi itu.

Tapi, bermimpi juga perlu kecerdasan dan strategi sendiri.  Aku yakin, setiap orang ingin kehidupan lebih baik, namun sayangnya tidak semua dapat mencapainya.    Mungkin, karena sejak kecil aku terbiasa hidup pas-pasan, pahit sepahitnya malah membuatku penasaran kenapa ada orang kaya dan orang miskin?  Ternyata, seluk beluk menjadi kaya dan miskin sangat menarik untuk dipelajari lebih dalam.

Selama  di sini, akses internet mudah kudapat dan sejak itu pula aku rajin membaca rubrik keuangan, baik berupa artikel hingga konsultasi.  Sebenarnya, dasar-dasar perencanaan keuangan sudah aku terapkan sejak pertama kali bekerja.  Tapi, faktor tidak disiplin mengacaukan semuanya.  Hingga kesadaran bahwa umur dan kekuatan fisikku berkurang dan aku tidak bisa kerja sekeras ini selama hidupku, mengingatkanku untuk kembali  mematuhi perencanaan keuangan yang akan kubuat.

Bertahun-tahun aku rapi dalam merencanakan keuangan serta hidup hemat dan aku pikir itu sudah cukup.  Ternyata setelah aku belajar lebih dalam lagi, aku malah menemukan diriku tertinggal beberapa langkah.  Lebih baik telat daripada tidak berubah sama sekali kan?  Tahun 2010 masih ada sekitar 2 bulan lagi.  Sampai akhir tahun ini aku tidak punya targetan khusus, kecuali urusan membayar Uang Muka rumah yang lumayan besar.  Tapi, aku pikir posisiku ini cukup menguntungkan.  Karena dengan gitu, aku lebih mudah membuat perencanaan keuangan untuk tahun depan.

Butuh waktu, kesabaran dan disiplin tinggi dalam menjalankan perencanaan keuangan.  Aku anggap ini sebagai mata pelajaran untuk menghalau penyakit ntar-ntarku  (Sang Empunya Kehidupan sangat baik hingga mau mengingatkanku untuk berubah lebih disiplin).  Semoga, semangat perubahan ini tidak hanya malam ini saja…. 🙂

Untuk kalian, yang pengen juga belajar perencanaan keuangan, banyak lho media yang bisa dipakai, misalnya media online yang selalu menyediakan kolom keuangan, manajemen dan sejenis itu.  Belum lagi, kalian bisa memilih financial planner yang telah ternama semacam Safir Senduk.  Aku sendiri memilih melakukan  financial planner secara sendiri.  Banyak website tentang financial planner bertebaran di internet.  Tinggal kita sendiri memutuskan mau mengikuti panduan website mana yang cocok, walau pada dasarnya materi financial planner itu sama saja.

Mungkin benar kata orang pintar : kaya itu bukan cuma masalah materi, tapi juga cara berfikir.  Selamat menyambut hari yang baru.  Selamat belajar hal-hal baru pula.  GBU  : )

Salam,

Ket : gambar dari Google

Iklan

2 thoughts on “Belajar Perencanaan Keuangan

  1. info rencana keuangan berkata:

    salam kenal, memang benar, untuk belajar merencanakan keuangan adalah sepanjang waktu, karena dibutuhkan praktek dalam kehidupan kita sehari – hari, bukan hanya beberapa tahun. Selama kita membutuhkan uang maka kita perlu terus belajar mengaplikasikannya. Sukses untuk kamu

    • lintasophia berkata:

      Salam kenal kembali….
      Sepanjang waktu dan ga boleh bosen. Apalagi kalau keuangan kita golongan terbatas dan jumlahnya tidak memadai pula. Kadang kesalahan terbesar adalah, langsung membelanjakan dana yang ada saat baru terima gaji. Itu alasan banyak yang gigit jari sebelum gaji berikutnya tiba.
      Paling penting : menabung, asuransi dan investasi.
      Makasih udah berkenan meninggalkan jejak di sini. Salam sukses juga untukmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s