Dokterku Bernama Dr. Google

Beberapa hari  lalu aku mengalami sakit perut.   Nyeri yang sangat hebat ini terjadi di pagi hari, saat aku akan mandi.  Dalam keadaan sudah membuka baju, aku menemukan perutku buncit dan keras banget.  Belum pernah aku menemukannya seperti ini.  Perasaan sakit itu serasa perut ditusuk-tusuk benda tumpul. Kakiku gemetaran dan mendadak merasa kedinginan.

Aku sempat panik dan tidak bisa bergerak, maklum baru pertama kali mengalami hal seperti ini. Dengan susah payah aku berhasil duduk di toilet.  Serangan selama 20 menit ini membuat aku mati kutu.  Membungkuk sakit apalagi duduk tegak, serasa sakitnya mengalir hingga pinggang dan punggung.

Aku bingung dengan kondisi itu, sampai kepikiran seandainya terjadi hal-hal buruk.  Setelah serangan fajar mereda, aku mandi dan mempersiapkan diri berangkat ke sawah (bekerja).  Karena serangan fajar itu pula, beberapa rencanaku di pagi hari berantakan.  Sampai di tempat kerja, badanku masih menggigil.

Dokter Google

Sepanjang hari aku memikirkannya tapi ga menemukan jawaban yang memuaskan.  Hingga pada sore harinya aku bercerita kepada teman kerjaku.  Katanya kemungkinan besar aku kena Kram Perut. Dia juga pernah ngalamin hal yang sama.  Umumnya karena makan tidak teratur, kerja berlebih dan kurang istirahat.  Analisis temanku ini aku benarkan. Minggu lalu, aku melewatkan makan siang karena kebanyakan mondar-mandir.  Aku cuma sarapan dan makan malam.  Itu pun sedikit.

Setelah menemukan nama penyakit yang kumaksud, segera aku meluncur ke Google.  Memasukan kata kunci Kram Perut dan voila! banyak sekali penjelasan tentang kram perut kutemukan di layar komputerku.  Berhubung hampir tiap hari aku kena kram perut (terakhir tadi pagi), malam ini aku memutuskan membaca lebih detail tentang yang satu ini.

Untuk temen-temen bisa baca tentang kram perut di Google ya.  Aku cuma pengen cerita tentang dokterku yang bernama Dokter Google ini.  Dia tahu tentang semua penyakit.   Mulai dari gejala ringan, akut atau kritis hingga cara penanganannya.  Dilihat dari segi penanganan sebuah penyakit, Dokter Google sangat berbaik hati karena menawarkan berbagai alternatif yang bisa kita pilih.

Ini bukan pertama kali aku melakukan konsultasi kesehatan terhadap Dokter Sejuta Umat ini.  Bahkan aku bisa meraba kemungkinan nama penyakitku dengan menuliskan kata kunci gejala gangguan kesehatan yang aku alami.  Misalnya, tahun lalu saat hidungku selalu mengeluarkan darah, dengan cepat aku menemukan Sinusitis sebagai nama penyakit dengan gejala ini.  Lalu aku ke dokter langgananku (di dunia nyata) dan katanya memang Sinusitis.  Hebat ya Google ini…

Kadang bukan cuma hal serius yang kutanya pada dokter yang satu ini.  Gejala apa aja aku tanya, mulai dari jerawat pada usia di atas 30 (halah…), masalah datang bulan, gusi berdarah dan lain-lain.

Konsultasi ke Dokter Google sangat membantuku, mengingat di sini kalau ke dokter harus buat janji dulu.  Kadang malah jadi ribet kan?  Jadi, aku bisa memutuskan perlu ke dokter atau tidak setelah melihat penjelasan dari Dokter Google.  Kalau ternyata gangguan kesehatan biasa, ya paling aku milih tidur lebih awal dibanding malam biasanya.

Kembali lagi mengenai Kram Perut di mata Dokter Google, katanya harus segera periksakan diri ke dokter (di dunia nyata), karena Kram Perut sering sebagai indikasi awal adanya yang tidak beres pada organ bagian dalam tubuh.  Oke…oke… minggu depan ya Dok.

Kalau temen-temen sendiri, gimana gaya kalian kalau sedang mengalami gangguan kesehatan?  Sharing yuks…

Salam,


Ket : gambar dari Google

4 thoughts on “Dokterku Bernama Dr. Google

  1. Rosda berkata:

    Sama sepertimu. Tapi kok aku udah lama nggak nanya lagi ama dia ya ? Lupaaa…
    Syukur aku baca tulisanmu, jadi inget !! Makasihh….

  2. Sirpa berkata:

    Pantesan lama nggak nosngol tau2nya angrem di Genoa … kata si PDD, si AB kapalnya dah jauuuh … [ gih nanya ke dia , apa maksudnya “kapal” tadi ] …Salam sayang selalu buat dikau , dari pakdhe mu

    • lintasophia berkata:

      Hahahhahah….ada-ada aja kalian ini.
      Beberapa waktu terakhir, aku memang jarang duduk lama-lama di depan kompi.
      Paling pagi hari sebelum berangkat kerja dan kalo sempet malemnya sebelum tidur. Soalnya, dunia nyata lagi butuh perhatian luar biasa… ^_ç
      Makasih banyak untuk atensimu. Salam sayang untuk Pak Dhe dan PDD. Merdeka!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s