Merayakan Agustus

Bersulang untuk Agustus

1 September pukul 04.02 subuh, setelah terbangun setengah jam yang lalu.  Tadi malem tidur awal, kekeleyengan kebanyakan minum wine.  Eh, bukan karena wine, tapi aku minum dalam keadaaan perut lapar.  Siangnya, meski udah pamer bahwa aku akan makan youghurt sebagai lunch, tapi terlompati.  Youghurt  baru sempet kubuka, tapi tak sempat kunikmati.  Sore-sore aku udah merasa gula darahku turun, tapi bingung mau makan apa….halah… :).    Tapi syukurlah sedikit mabuk, aku membutuhkan tidur nyenyak  🙂

Tadi  keluar makan malem ama temen-temen kerja.  Ada seorang teman yang akan pulang ke Indonesia  minggu depan.  Betapa ga terasa, udah hampir 3 bulan masa tinggalnya di sini.  So…kita ngumpul sebentar.  Untukku sendiri, tadi malem bukan cuma merayakan sebuah perpisahan yang akan datang.  Ini sebuah perayaan untuk bulan Agustus yang telah lewat.


Banyak kesalahan, error, kekacauan dan gedubrakan hampir tiap hari.  Sepanjang bulan ini laporan keuangan menunjukan grafik menurun, alias bokek.  Nulis catatan kali ini sambil melirik kalender.  (Bos, gajian masih lama ya? hehehehehe…).   Kesehatan juga kacau balau. 2 minggu lebih batuk dan pilek.  Apakah itu bukan sebuah kekacauan? Asmara? Hmm…bolehlah  :).

Walau Agustus banyak minusnya, tapi aku akan tetap merayakannya.  Aku akan merayakan atas kesehatan kedua orang tuaku.  Kakakku juga ulang tahun bulan lalu, termasuk ultah beberapa sahabat terbaikku (miss you so much…).  Eh, bulan lalu Indonesia juga ultah.  Happy birthday ya… Jauh dimata tapi dekat di hati  (tiba-tiba teringat hal ini dan langsung mengedit tulisan….hahahahahaha).

Thank’s God juga, keluarga selamat dari angin puting beliung yang sempet terjadi.  Aku juga mengucap syukur atas terpecahkannya sebuah masalah yang rumit.  Sekarang tinggal bekerja lebih keras dan hidup lebih hemat lagi biar bisa bayar hutang.  Sebisa mungkin, aku melangkah lebih hati-hati biar ga kesandung lagi.

Thank you!

Ucapan syukur paling tinggi atas kesehatan keponakan-keponakanku.  Mereka generasi muda, pelanjut tongkat estafet.  Semoga mereka bisa mengambil sari pati atas kebaikan yang alam telah berikan.  Semoga keponakanku sehat lahir bathin.  Tanpa narkoba.  Hidup penuh welas asih hingga tidak akan meniru ormas-ormas brengsek yang suka menebar ketakutan.

Cepat besar ya nak, tantemu ini udah ga sabar kita berdiskusi tentang banyak hal.  Tentang masa depanmu, dan masa depan keluarga besar kita.  Walau berjauhan, kita saling mendukung.  Jangan takut, ada Dia yang menjaga kalian, nak.  Ayo kita rayakan Agustus yang telah lewat dan lebih berani menghadapi September ini.

Very very welcome, September!

Salam,

Ket : gambar dari Google

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s