Garis Tanganku Pagi Ini

Meramal media Tarot

Hollaaaa…met siang semuanya.  Apa khabar?  Kalian yang lagi menjalankan puasa, masih semangat kan?  Kalian yang baru putus cinta, ayo kembali ceria.  Nah, untuk kalian yang baru dapet THR, jangan lupa nabung, bayar utang dulu dan bayar THR pekerja domestik kita.

Well, hari ini aku mau bercerita tentang ramalan lewat garis tangan (meski dikenal pembacaan karakter seseorang lewat media kartu, teh atau media lainnya).  Lalu ada pula istilah nujum, cenayang, visioner dan sejenisnya.  Kalau aku melewatkan sebuah istilah, silakan tambahkan di kolom komentar.  Pertanyaanku, apa kalian percaya hal ramal meramal?   Kok aku ga percaya ya.  Tadi pagi seseorang membaca garis tanganku.  Awalnya kupikir, aku ga begitu suka masalah ginian karena aku ga percaya.  Lalu, gimana ceritanya hingga tangan kiriku berakhir di genggaman pembaca garis tangan itu?

Dari dulu aku selalu menolak diramal, terlebih oleh orang yang ga kukenal.  Jangan tanya kenapa.  Mungkin aku percaya hidup ini sebuah misteri.  Lain halnya orang yang bisa membaca masa laluku, aku anggap sebuah tantangan untuk pembaca garis tangan atau peramal bisa mampu membaca masa laluku.  Alasannya sepele aja.  Masa lalu udah terjadi dan aku berani mengiyakan atau menyangkal hasil pembacaan peramal.

Kembali ke pembaca garis tangan tadi pagi.   Bermodalkan penasaran, sejauh mana dia mampu membaca masa laluku, aku mengiyakan tawaran pembaca garis tangan itu.  Dan ini hasil obrolan kami… (Note : percakapan udah kuterjemahkan langsung ke bahasa Indonesia.  Ga ada maksud untuk pamer diri atau sejenisnya.   Kebetulan aja obrolan pagi tadi sebagian besar tentang hal-hal baik.  Syukurlah… ^_^).

Pembacaan Tentang Hal-hal Positif

Duniamu lewat garis tangan

” Sebelum Natal, kau akan brindisi.” (brindisi = bersulang.  Biasa dilakukan untuk merayakan sesuatu).  ‘‘Masalahmu akan selesai satu per satu.” Hmmm….tau aja ibu ini kalo pikiran lagi kalut  😀

” Tanganmu halus, sehalus hatimu.” Kata ibu itu sambil mengusap telapak tanganku…

” Masak sih?  Jadi ga enak body ah…’Aku malah ga percaya diri dan berusaha menarik tanganku.

‘ Kamu orang yang serena.  Berbahagialah kau yang hidup dikelilingi oleh orang-orang yang sayang kamu.”

” Hehehehehe….”

” Senyummu manis.  Kau banyak menyimpan masalah untuk dirimu sendiri ya?” Tanyanya.  Aku angkat bahu….

” Lingkar matamu hitam…” Dia menunjuk keduamatanya sebagai ilustrasi.

‘ Udah 2 minggu aku flu.’‘ Sanggahku.

” Lingkar hitam itu gambaran beban masa lalumu.  Hidup ga selalu mudah ya?” Dia menyeringai sambil terkekeh.   Aku terdiam…

” Bu, bukankah hidup tidak selalu mudah?”

” Ya, tapi ga semua orang bisa kuat melewati level tiap rintangan hidup.” Wah, jawabannya ga banget deh…  Jadi kepikiran, enak mana ya antara hidup penuh rintangan tapi dicap naik level dan hidup jauh dari masalah tapi ga naik level, seperti kata ibu itu.

Air Mata

‘ Capek ya?” Aku mengangguk.

” Kau itu perempuan kuat.  Ada malaikat pelindungmu.” Katanya sambil mengedipkan mata. What a surprise! Aku punya malaikat pelindung.

” Dia rohnya seseorang yang udah mati.” Tangannya mengusap telapak tanganku berkali-kali hingga terasa hangat.

” What? Gimana mungkin orang masih hidup dijaga ama orang yang udah mati?’ Tanyaku bingung.

” Ga ada gambaran ya siapa dia?” Aku menggeleng.

‘ Apakah tadi aku udah bilang senyummu manis dan kau anak pintar?” Tanyanya…

” Kalo senyumku manis, ibu udah bilang tadi.  Tapi kalo aku pintar, mosok tho?” Terbayang selama ini aku kategori orang biasa-biasa aja.

” Selain itu, kamu itu ruba cuore (terjemahan : penakluk hati pria).’ Kalo yang ini hampir aku jatuh terguling-guling…. Tampang pas-pasan gini, gimana mau naklukin pria?  Kayaknya, kalo aku lewat juga para pria dingin-dingin aja tuh.

” Aku udah bilang, kau itu dikelillingi oleh orang yang sayang dan bangga ama kau.  Ada beberapa pria yang menaruh hati.  Bahkan, kalo kau minta hidupnya (hidup pria itu), mereka akan memberikannya padamu.” Halah si ibu, menyanjung ga kira-kira. Blank! Ga ada ide siapa yang menaruh hati sama aku.  Well guys, sebelum janur kuning melambai, kesempatan masih terbuka untuk mengirimkan bunga. (* smile).

” Lalu, siapa diantara mereka yang lebih sayang sama aku?” Obrolan mulai menarik nih… Hehehehhe…

” Bukan perkara siapa lebih sayang sama kamu.  Tapi kamu lebih sayang sama siapa?” Jawaban ibu terlalu diplomatis ahhhh….

Percakapan Menuju Negatif

Baik buruk garis tangan ditentukan oleh usaha dan doa

” Hidupmu masih akan keras.” Weleh-weleh… mestinya ini obrolan pembuka, biar aku ga merasa dijatuhkan.

Tapi seperti yang kubilang, kau itu perempuan kuat. Kau kuat menghadapinya.” Ahhh…sedikit melegakan.

‘ Ada beberapa perempuaan yang cemburu akan keberhasilanmu.” Aku terkejut.  Karena aku berusaha memperlakukan orang sebaik mungkin.

” Ada ide siapa mereka?  Atau mau tau siapa mereka?” Aku menggeleng.

Aku ga mau membebani fikiranku dengan menebak-nebak alasan mereka ga suka padaku.” Biarlah jadi misteri seperti kehidupan itu sendiri.  Aku berusaha baik ke setiap orang, tapi ga mungkin aku mengharapkan semua orang suka padaku.

‘ Anak manis...’Katanya membelai pipiku.  Aku rasa rona mukaku agak hangat.

Penutup

” Suka anak kecil ya?”

” Suka banget…” Mataku mungkin berbinar.  Aku menjelaskan betapa aku sayang terhadap keponakanku dan anak-anak temanku.  Satu  hal yang ga tepat, ibu ini menyangka umurku di bawah 25 tahun. Awet muda banget, gitu katanya.

” Perche non fate i bambini?” (Terjemahan = kenapa ga buat anak aja?.  Kenapa ga pengen punya anak sendiri?).

” Ntar bu, pas mudik. Jawabku :o)

Salam,

Ket : Gambar dari Google

Iklan

2 thoughts on “Garis Tanganku Pagi Ini

  1. rembulan berkata:

    tul, kan kamu cantik, hi hi hi…( kalau ini aku percaya banget). Aku jg gak percaya ramalan, tp hobi banget kalau ada orang mau membaca telapak tanganku , atau pake kartu, tapi aku tetep dalam hati, aah masaa…dan tidak percaya, hahaah….

    • lintasophia berkata:

      Uhuks…uhuks…jadi batuk kalo udah dipuji.. ^_*
      Kalo aku, ramalan cuma buat seru-seruan aja, ga pernah dipikirin. Cuma, kadang pas sesuatu terjadi, trus tiba-tiba dikait-kaitkan ama ramalan sebelumnya.
      Makasih udah mampir. Take care ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s