Lomba Makan Kerupuk Pakai Nasi

Pengantar

Cerita ini aku tulis sebagai kenang-kenangan untuk Uis, salah satu keponakanku tersayang.  Bercerita tentang lomba makan kerupuk 2 tahun lalu (2008).  Saat itu Uis kecil baru berumur 3 tahun diajak oleh Teh Maya   (kakak iparku) untuk ikut lomba 17-an di tempat tinggal Teh Maya.  Ini merupakan lomba 17-an pertama kali untuk Uis dan Lia, entah untuk Tony, keponakanku yang lebih besar.  Dia sudah sekolah, mungkin sudah pernah ikut lomba atau minimal melihat lomba sejenis.

Lomba Makan Kerupuk

Menurut rencana, Uis akan ikut lomba makan kerupuk bersama anak-anak lainnya.  Kerupuk sudah digantung dengan posisi lebih tinggi dikit dari pesertanya.  Semua peserta juga sudah siap dengan tangan di belakang pinggang.  Panitia mengumumkan bahwa lomba akan dimulai, jadi semua peserta harus mempersiapkan diri.  Kakak, adik dan orang tua supporter serta penonton lain  diminta agak mundur.

” Oke siapppp….   Satu….dua…tiga….mulai…” Teriak seorang pemuda tanda lomba telah dimulai.   Suasana yang awalnya tegang mendadak dicairkan oleh  riuh penonton yang memberi semangat.  Kaki-kaki kecil peserta berjinjit agar mulutnya mampu mencapai kerupuk yang digantung.  Tidak mudah untuk pemburu kerupuk untuk mendaratkan gigitan apalagi dapat menghabiskannya dalam beberapa detik.  Terlebih rafia hitam yang digunakan untuk menggantung kerupuk dibuat tidak kendur.  Bila salah satu mulut peserta menyenggol kerupuk, maka tiang gantungan kerupuk akan bergoyang dan membuat kerupuk-kerupuk menari-nari.

Suasana makin meriah.  Beberapa peserta telah mampu menggigit kerupuk. Sedangkan   Uis  beberapa kali gagal.  Tapi hap, sebuah gerakan mampu membuat kerupuk bersarang di mulutnya.  Bibir mungilnya mencengkeram erat kerupuk kanji itu.  Uis menggigigit kerupuknya tapi tiba-tiba berhenti.  Kerupuk dilepaskan dari bibirnya.  Uis tampak memikirkan sesuatu.   Uis berlari  meninggalkan arena dan mencoba menerobos kerumunan penonton.

Kerupuk juga dikenal sebagai pelengkap nasi

Teh Maya yang tidak menyangka kejadian seperti ini dibuat bingung.  Kerupuk baru dua kali gigit, kok ditinggal? Demikian pikir Teh Maya.  Penonton pun dibuat diam dan terpana memandang Uis.

Uis mau kemana?   Belum beres… (perlombaannya).” Teriak Teh Maya

” Aku mau pake nasi…” Kata Uis…

Salam kerupuk!

Gambar diambil dari Google

Iklan

2 thoughts on “Lomba Makan Kerupuk Pakai Nasi

  1. Rosda berkata:

    Hahahahahaa…lutuna…….makan kerupuk tanpa nasi rasanya kurang lengkap. Atau justru sebaliknya ???
    Salam kerupuk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s